Perawatan Kulit Bayi Setelah Berenang: Dinkes Catat Lonjakan Kasus Iritasi Kolam Renang Anak
Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat 247 kasus dermatitis kontak iritan pada bayi dan anak di bawah 5 tahun yang dilaporkan ke 12 puskesmas wilayah selatan dan timur Jakarta selama periode liburan sekolah Juni sampai Juli 2025. Angka ini naik 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Mayoritas kasus dikaitkan dengan paparan klorin di kolam renang umum, fasilitas hotel, dan kolam komunitas perumahan. Bayi dan balita dengan riwayat eksim atau kulit sensitif dilaporkan paling rentan, dengan onset gejala dalam 6 jam pertama setelah berenang.
Penyebab Iritasi Kulit Pasca Berenang
Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, dr. Eva Susanti, SpA(K): "Klorin di kolam renang membunuh bakteri sekaligus mengikat lipid alami di stratum korneum bayi. Sekali ikatan ini terjadi, skin barrier rusak dan butuh 12 sampai 48 jam untuk pulih kalau tidak ada paparan ulang," ujar dr. Eva.
Penelitian dari University of California yang dipublikasikan di journal Environmental Health Perspectives tahun 2024 menemukan anak yang berenang di kolam berklorin tinggi (di atas 3 ppm) memiliki nilai TEWL 2,8 kali lebih tinggi dibandingkan kontrol selama 24 jam pasca paparan.
Komponen Kimia Kolam yang Perlu Diketahui
Selain klorin, kolam renang umum di Indonesia umumnya mengandung:
- Asam sianurat sebagai stabilizer klorin
- Aluminium sulfat sebagai flokulan air
- Sodium bikarbonat untuk menyeimbangkan pH
- Algasida untuk mencegah lumut
- Bromide sebagai disinfektan tambahan
Kombinasi bahan ini, ditambah residu sabun dan keringat dari pengguna lain, menciptakan campuran yang agresif untuk kulit bayi dengan barrier yang masih berkembang.
Protokol Perawatan Pasca Berenang dari IDAI
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan rekomendasi praktis untuk orang tua yang membawa bayi atau balita ke kolam renang:
- Bilas seluruh tubuh dengan air bersih dalam 5 menit setelah keluar dari kolam
- Mandi penuh dengan sabun bayi pH 5.5 dalam 30 menit pasca berenang
- Oleskan pelembap berbasis ceramide saat kulit masih lembap
- Hindari memakai pakaian renang basah lebih dari 15 menit setelah keluar kolam
- Periksa area lipatan ketiak, paha, dan leher untuk tanda kemerahan dini
Tanda Iritasi Kolam yang Perlu Diwaspadai
Data dari RSCM tahun 2025 mencatat 73 persen kasus iritasi kolam pada bayi muncul dalam 12 jam pertama dengan tanda khas:
- Kemerahan merata, bukan berbintik
- Kulit terasa kering kasar saat disentuh
- Bibir pecah ringan terutama di tengah
- Mata merah dan berair
- Gelisah saat malam hari
Bila tanda muncul, lakukan kompres dingin 10 menit, lanjut pelembap intensif setiap 3 jam selama 48 jam berikutnya.
Rekomendasi untuk Bayi dengan Eksim
dr. Eva menambahkan untuk bayi dengan diagnosis eksim atopik atau riwayat dermatitis kontak, paparan kolam berklorin bukan kontraindikasi mutlak tapi membutuhkan persiapan khusus:
- Oleskan pelembap oklusif tebal (petrolatum atau ceramide cream) 30 menit sebelum berenang sebagai lapisan pelindung
- Batasi waktu di air maksimal 20 menit per sesi
- Pilih kolam outdoor dengan sirkulasi udara baik daripada kolam indoor
- Hindari kolam yang baunya menyengat klorin (indikator level klorin tinggi)
Alternatif yang Lebih Aman
Bagi orang tua yang ingin tetap mengajak bayi bermain air tanpa risiko iritasi, beberapa opsi yang dianggap lebih aman:
- Kolam plastik di rumah dengan air bersih biasa
- Kolam yang menggunakan saltwater system (kandungan klorin lebih rendah)
- Pantai dengan air laut alami (tapi waspadai paparan UV)
- Kolam air tawar alami yang dikelola dan diuji kebersihannya
Kementerian Kesehatan menyarankan bayi di bawah usia 6 bulan tidak diajak ke kolam renang umum karena sistem kekebalan dan skin barrier yang belum matang.
NeoCare Gentle Moisturizer Lotion dengan kombinasi 7X Ceramide dan panthenol cocok dipakai sebelum dan sesudah berenang untuk membantu memperkuat skin barrier bayi. Sudah dermatologically tested dan aman untuk pemakaian harian.
Bayi atau anak iritasi setelah berenang? Chat WhatsApp NeoCare, tim kami bantu rekomendasi rutinitas pemulihan.



