writer: kiki
Calamine Lotion untuk Bayi: Kapan Boleh, Kapan Sebaiknya Dihindari
Rani (30), ibu dari bayi laki-laki berusia 5 bulan di Bekasi, mengira sudah menemukan jawaban saat lipatan siku dan pipi anaknya muncul bercak merah yang kering dan bersisik. Tetangganya menyarankan calamine lotion, cairan pink yang sama dengan yang dulu dipakai neneknya untuk cacar air. Rani mengoleskannya dua kali sehari selama empat hari. Bukannya membaik, kulit bayinya justru makin kasar, makin kering, dan garukan di malam hari bertambah sering.
Yang dialami bayi Rani ternyata tanda awal eksim, dan calamine adalah salah satu hal yang paling tidak cocok untuk kondisi itu. Kasus seperti ini sering terjadi karena calamine sudah dikenal turun-temurun sebagai andalan pereda gatal serba bisa, padahal cara kerjanya justru bertolak belakang dengan kebutuhan kulit kering.
Apa Itu Calamine dan Bagaimana Cara Kerjanya
Calamine lotion adalah losion klasik berwarna merah muda yang sudah dipakai lebih dari satu abad. Kandungan utamanya dua mineral: zinc oxide yang biasanya sekitar 8 persen, dan ferric oxide (besi oksida) sekitar 0,5 persen yang memberi warna pink khasnya. Sisanya berupa air, gliserin, dan bahan pengikat agar mineral tetap tersuspensi.
Menurut dokter spesialis kulit anak dr. Maharani Puspita, SpDV, yang menangani kasus dermatitis bayi di Jakarta Selatan, calamine bekerja meredakan gatal secara fisik, bukan memperbaiki kondisi kulit di bawahnya.
"Begitu calamine dioleskan, kandungan airnya menguap dan menarik panas dari permukaan kulit. Itu yang memberi sensasi dingin dan sedikit menumpulkan rasa gatal. Zinc dan ferric oxide bersifat astringent, jadi ia mengeringkan cairan yang merembes dari lenting atau lepuhan," kata dr. Maharani.
Efek ini bersifat sementara. Itu sebabnya calamine perlu dioles ulang tiap beberapa jam dan tidak pernah benar-benar memperbaiki kondisi kulit di bawahnya.
Kapan Calamine Masuk Akal untuk Bayi
Karena sifat utamanya mengeringkan dan menenangkan, calamine paling masuk akal untuk masalah kulit yang basah, lembap, atau merembes. Beberapa kondisi yang umum:
- Biang keringat (miliaria): Bintik merah akibat keringat yang terperangkap di cuaca panas. Sensasi dingin dari calamine bisa membantu meredakan rasa gatal sementara sambil kulit tetap dijaga kering.
- Gigitan nyamuk dan serangga: Bentol gatal yang menonjol bisa terasa lebih nyaman setelah diolesi tipis, sehingga bayi tidak menggaruk sampai lecet.
- Cacar air ringan: Saat lenting mulai pecah dan merembes, sifat astringent calamine membantu mengeringkan cairan dan mengurangi gatal di area tersebut.
Untuk bayi di bawah 6 bulan, sebaiknya tetap konsultasi ke dokter sebelum memakai calamine. Pada bayi yang lebih besar, pemakaian boleh dilakukan dengan pengawasan, dioles tipis hanya pada area bermasalah, dan tidak dijadikan losion harian seluruh badan.
Keterbatasan dan Risiko yang Sering Diabaikan
Di titik inilah kesalahan paling sering terjadi. Calamine sangat mengeringkan, dan itu menjadi masalah serius untuk kulit yang sebetulnya butuh kelembapan.
Pada eksim, kulit kering, atau luka terbuka, calamine bisa memperburuk keadaan. Eksim ditandai dengan skin barrier yang sudah lemah dan kehilangan minyak alami. Mengoleskan bahan yang menarik kelembapan keluar, seperti yang dialami bayi Rani, membuat kulit makin kering. Dan kulit yang makin kering justru makin gatal, sehingga lingkaran garuk-gatal makin parah.
"Calamine tidak dirancang untuk merawat kulit kering. Pada eksim, kami justru butuh emolien tebal dan pelembap yang mengunci air, bukan astringent yang mengeringkan," kata dr. Maharani. "Kalau orang tua memakai calamine pada bercak eksim, dalam beberapa hari biasanya kulit malah lebih kasar dan lebih merah."
Ada beberapa hal lain yang perlu diwaspadai:
- Hindari area mata, mulut, hidung, dan area popok bagian dalam. Calamine hanya untuk pemakaian luar dan tidak boleh kena selaput lendir. Kalau tidak sengaja masuk ke mata, segera bilas dengan air mengalir.
- Hati-hati dengan bentuk bedak. Sebagian calamine dijual dalam bentuk bubuk. Debu bedak yang beterbangan bisa terhirup bayi dan mengganggu saluran napas yang masih sangat halus. Bentuk losion lebih aman dari sisi ini.
- Jangan dipakai di kulit yang pecah-pecah parah atau luka terbuka, karena bisa terasa perih dan memperlambat kenyamanan kulit.
Beda Calamine dengan Pelembap
Banyak orang tua mengira calamine sejenis dengan pelembap karena sama-sama dioles ke kulit. Padahal arah kerjanya berlawanan.
Pelembap, terutama yang mengandung ceramide, gliserin, atau emolien, bertugas menambah dan mengunci kelembapan di kulit. Calamine justru menarik kelembapan keluar untuk mengeringkan area yang basah atau merembes. Untuk kulit kering, bersisik, atau eksim, yang dibutuhkan adalah pelembap, bukan calamine. Untuk bentol basah atau lenting yang merembes, calamine bisa membantu sesaat sementara pelembap kurang cocok.
Sederhananya: calamine untuk gatal yang basah, pelembap untuk kulit yang kering.
Kapan Harus ke Dokter
Calamine adalah perawatan rumahan untuk masalah ringan dan sementara. Ada beberapa kondisi yang sebaiknya langsung diperiksakan ke dokter:
- Ruam yang tidak membaik atau malah meluas setelah 5 sampai 7 hari
- Bercak kering bersisik yang berulang di pipi, lipatan siku, atau lutut, karena ini bisa jadi tanda eksim
- Kulit yang merembes, bernanah, berkerak kuning, atau disertai demam, yang mengarah ke infeksi
- Gatal hebat sampai bayi sulit tidur atau rewel terus-menerus
Do dan Don't Penggunaan Calamine pada Bayi
Yang sebaiknya dilakukan:
- Pakai untuk gatal yang sifatnya basah atau merembes seperti biang keringat, gigitan serangga, dan cacar air ringan
- Oleskan tipis hanya pada area bermasalah
- Pilih bentuk losion daripada bedak untuk menghindari debu terhirup
- Konsultasi dulu ke dokter untuk bayi di bawah 6 bulan
Yang sebaiknya dihindari:
- Memakai calamine pada eksim, kulit kering, atau kulit bersisik
- Mengoleskan ke luka terbuka atau kulit yang pecah-pecah parah
- Memakai di sekitar mata, mulut, hidung, dan selaput lendir
- Menjadikannya pelembap harian untuk seluruh tubuh
Calamine punya tempatnya sendiri di lemari perawatan keluarga, dan untuk gatal yang basah atau merembes ia memang membantu. Tapi begitu yang dihadapi adalah kulit kering atau eksim, calamine bukan jawabannya. Langkah paling aman: kenali dulu jenis masalah kulit bayi sebelum mengoleskan apa pun, dan saat ragu, biarkan dokter kulit anak yang menentukan.




