7x Ceramide Formulated in Germany • Gentle care for sensitive skin, all ages

Baby Care6 menit2026-07-24

Aksesori Tragus: Daging Tumbuh Kecil di Depan Telinga Bayi yang Jinak, dan Bedanya dengan Lubang Preaurikular

Ada daging tumbuh kecil di depan telinga bayi sejak lahir? Kenali aksesori tragus yang jinak, bedanya dengan lubang preaurikular, dan kapan perlu dokter.

Aksesori Tragus: Daging Tumbuh Kecil di Depan Telinga Bayi yang Jinak, dan Bedanya dengan Lubang Preaurikular

Seorang ibu baru sadar ada tonjolan kecil di pipi bayinya, tepat di depan lubang telinga, saat memandikan si kecil di hari-hari pertama pulang dari rumah sakit. Ukurannya sebesar butir beras, warnanya sama persis dengan kulit di sekitarnya, dan sudah ada sejak lahir. Bidan tidak menyebut apa-apa soal itu, jadi muncul pertanyaan yang wajar: ini apa, berbahaya atau tidak, dan apakah nanti bisa hilang sendiri. Benjolan kecil bawaan lahir di depan telinga seperti ini punya nama, yaitu aksesori tragus, dan sebagian besar ceritanya jauh lebih menenangkan daripada yang dibayangkan orang tua.

Apa Itu Aksesori Tragus

Aksesori tragus adalah tonjolan kecil sewarna kulit yang sudah ada sejak bayi lahir, biasanya terletak tepat di depan telinga, dekat tonjolan kecil bernama tragus yang menutupi lubang telinga. Namanya memang mengikuti letaknya. Kadang tonjolan ini muncul lebih ke bawah, mengikuti garis dari depan telinga menuju sudut mulut, karena di situlah jalur perkembangan telinga saat bayi masih di dalam kandungan.

Bentuknya bermacam-macam. Ada yang sekecil biji, ada yang sedikit lebih panjang seperti gumpalan kecil yang bertangkai pendek. Permukaannya kulit biasa, dan tidak jarang ada satu dua helai rambut halus yang tumbuh di atasnya. Kalau diraba, sebagian terasa lunak, tapi banyak juga yang terasa agak kenyal atau bahkan sedikit keras di bagian dalamnya. Rasa kenyal itu ada sebabnya, karena di dalam aksesori tragus sering terdapat tulang rawan (kartilago), jaringan lentur yang sama seperti yang membentuk daun telinga.

Kenapa Bisa Muncul

Telinga bayi terbentuk dari beberapa tonjolan kecil di sisi wajah janin, yang menyatu dan membentuk daun telinga secara bertahap selama kehamilan. Aksesori tragus adalah sisa dari proses itu, semacam bagian kecil dari lengkung branchial pertama yang ikut menonjol dan tidak melebur sempurna. Karena berasal dari jaringan pembentuk telinga, isinya pun mirip telinga, termasuk tulang rawan tadi.

Yang perlu ditegaskan sejak awal: kondisi ini jinak. Bukan tumor, bukan tanda infeksi, dan bukan akibat sesuatu yang salah dilakukan ibu selama hamil. Ia hanya penanda kecil bahwa satu bagian mungil dari telinga berhenti di tempat yang sedikit berbeda dari biasanya.

Kondisi ini juga tergolong sering ditemui pada bayi baru lahir, sehingga banyak dokter anak dan bidan sudah terbiasa mengenalinya sekali lihat. Karena itu, kalau petugas kesehatan tidak memberi peringatan khusus soal tonjolan ini saat pemeriksaan bayi, biasanya memang karena ia dinilai tidak berbahaya, bukan karena terlewat.

Beda dengan Lubang Preaurikular dan Skin Tag Biasa

Di area yang sama, di depan telinga, ada satu kondisi lain yang sering tertukar, yaitu lubang preaurikular (preauricular pit). Keduanya sama-sama bawaan lahir dan sama-sama duduk di depan telinga, tapi wujudnya berlawanan. Aksesori tragus adalah sesuatu yang menonjol keluar, sebuah daging kecil. Lubang preaurikular justru sebaliknya, berupa titik cekung atau lubang halus yang masuk ke dalam kulit, seperti pori yang sedikit lebih dalam. Kalau yang terlihat menonjol, kemungkinan besar itu aksesori tragus. Kalau yang terlihat malah lekukan atau lubang kecil, itu mengarah ke preaurikular pit.

Aksesori tragus juga kerap dikira skin tag biasa, karena sama-sama tonjolan kulit. Bedanya ada di dua hal. Skin tag umumnya lunak seluruhnya dan bertangkai tipis, sedangkan aksesori tragus sering punya isi tulang rawan dan pangkalnya lebih lebar serta lebih menyatu dengan wajah. Perbedaan ini bukan sekadar soal istilah, karena menentukan cara menanganinya, dan di sinilah bagian yang paling penting untuk diketahui orang tua.

Jangan Diikat atau Dipotong Sendiri di Rumah

Ada kebiasaan lama menghilangkan daging tumbuh kecil dengan cara mengikatnya pakai benang atau karet sampai kering dan lepas sendiri. Cara ini kadang dipakai orang untuk skin tag yang tipis. Untuk aksesori tragus, cara ini tidak boleh dilakukan.

Alasannya jelas. Pangkal aksesori tragus lebar, dan di dalamnya ada tulang rawan, jadi ia bukan sekadar kulit tipis yang bisa dikeringkan begitu saja. Mengikat atau memotongnya di rumah berisiko menimbulkan perdarahan, infeksi, nyeri berkepanjangan, dan bekas yang buruk di wajah anak. Area depan telinga juga dekat dengan banyak jaringan penting. Kalau memang ada keinginan untuk mengangkatnya, jalannya adalah operasi kecil oleh dokter, di tempat yang steril, dengan penanganan yang tepat sampai ke pangkalnya.

Menutup atau menempeli tonjolan ini dengan plester juga tidak menghilangkannya, karena ia adalah struktur bawaan, bukan kutil atau daging yang tumbuh karena virus.

Kapan Cukup Diamati, Kapan Perlu Diperiksa Lebih Jauh

Kabar baiknya, sebagian besar kasus aksesori tragus bersifat tunggal, hanya satu, dan tidak berhubungan dengan masalah kesehatan lain. Bayi tumbuh normal, pendengarannya normal, dan tonjolan itu tinggal jadi ciri khas kecil di wajahnya. Untuk kasus tunggal yang berdiri sendiri seperti ini, biasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Yang membuat dokter ingin memeriksa lebih teliti adalah pola yang berbeda. Bila tonjolannya banyak (jamak), tersusun berjajar, atau muncul bersama tanda lain seperti wajah yang tampak tidak simetris, rahang atau pipi yang berbeda antara kiri dan kanan, atau ada kekhawatiran soal pendengaran, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan pendengaran dan penilaian lebih lanjut. Pada sebagian kecil kasus, kumpulan tanda seperti ini bisa berkaitan dengan kondisi bawaan yang lebih luas, salah satunya spektrum oculo-auriculo-vertebral yang melibatkan pembentukan wajah dan telinga. Ini bukan untuk menakut-nakuti. Justru sebaliknya, karena kasus yang benar-benar terisolasi, hanya satu tonjolan tanpa tanda penyerta, umumnya berarti anak sehat.

"Kalau saya menemukan satu aksesori tragus tanpa keluhan lain, biasanya saya justru menenangkan orang tua bahwa ini variasi bawaan yang jinak," kata dr. Sinta Wijaya, dokter anak. "Yang saya perhatikan lebih jauh adalah kalau tonjolannya lebih dari satu, atau ada tanda lain di wajah dan telinga. Di situ saya sarankan cek pendengaran, supaya lebih pasti dan orang tua lebih tenang."

Kalau Ingin Diangkat

Aksesori tragus tidak wajib diapa-apakan bila hanya soal penampilan dan tidak mengganggu. Ia tidak sakit, tidak menyebar, dan tidak berubah menjadi ganas. Banyak anak tumbuh besar dengan tonjolan kecil ini tanpa masalah apa pun.

Sebagian orang tua tetap ingin mengangkatnya, entah karena letaknya sangat menonjol, sering tergesek, atau memang atas pertimbangan kosmetik. Ini pilihan yang sah. Pengangkatannya dilakukan lewat operasi kecil oleh dokter bedah, setelah dinilai lebih dulu. Karena ada tulang rawan di dalamnya, dokter akan memastikan pangkalnya terangkat bersih supaya hasilnya rapi dan tidak tumbuh menonjol lagi. Soal kapan waktu terbaiknya, itu tergantung kondisi masing-masing anak dan biasanya dibicarakan langsung dengan dokter.

Yang jelas, keputusan mengangkat atau membiarkan sebaiknya tidak dibuat karena panik atau karena komentar orang lain soal penampilan bayi. Aksesori tragus tidak menjadi lebih berbahaya kalau dibiarkan, jadi orang tua punya cukup waktu untuk berpikir tenang dan berdiskusi dengan dokter tanpa perlu terburu-buru.

Kapan Perlu ke Dokter

Untuk memastikan diagnosis, tidak ada salahnya menunjukkan tonjolan ini ke dokter anak saat kontrol rutin, apalagi kalau orang tua ragu apakah ini aksesori tragus, lubang preaurikular, atau hal lain. Temui dokter anak (Sp.A) bila:

  • Tonjolan di depan telinga ada lebih dari satu, atau tersusun berjajar
  • Wajah anak tampak tidak simetris, atau ada perbedaan bentuk yang jelas antara sisi kiri dan kanan
  • Ada kekhawatiran soal pendengaran, misalnya anak kurang responsif terhadap suara
  • Muncul tanda peradangan seperti kemerahan, bengkak, atau keluar cairan dari tonjolan
  • Orang tua ingin mempertimbangkan pengangkatan lewat operasi kecil

Mencatat sejak kapan tonjolan itu ada, di sisi mana, berapa jumlahnya, dan apakah ada perubahan akan membantu dokter menilai dengan lebih cepat.

Yang Perlu Diingat

Aksesori tragus adalah tonjolan kecil bawaan lahir di depan telinga, jinak, dan pada kebanyakan bayi tidak menandakan apa-apa selain variasi bentuk yang wajar. Bedanya dengan lubang preaurikular sederhana: yang satu menonjol keluar, yang satu berupa lubang ke dalam. Yang paling penting untuk dipegang orang tua adalah jangan mengikat atau memotongnya sendiri, karena di dalamnya ada tulang rawan dan pangkalnya lebar. Kalau hanya satu dan anak sehat, cukup diamati dengan tenang. Kalau jumlahnya banyak, ada tanda di wajah, atau ada kekhawatiran pendengaran, biarkan dokter yang menilai lebih lanjut. Untuk urusan mengangkatnya, dokter tetap rujukan yang tepat.

Butuh Rekomendasi Produk?

Tim kami bisa bantu cari produk NeoCare yang paling cocok untuk kulit keluarga Anda.

Konsultasi via WhatsApp

Produk Terkait

Artikel Terkait