7x Ceramide Formulated in Germany • Gentle care for sensitive skin, all ages

Baby Care8 menit2026-09-17

Anak Tertusuk Bulu Babi di Pantai: Cara Mengeluarkan Duri dan Kapan ke Dokter

Anak tertusuk bulu babi? Langkah pertolongan pertama, suhu air rendaman yang aman, cara membedakan duri dan pewarna, serta tanda harus ke dokter.

Anak Tertusuk Bulu Babi di Pantai: Cara Mengeluarkan Duri dan Kapan ke Dokter

Laporan tahunan asosiasi pusat informasi keracunan Amerika Serikat tahun 2010 dan 2011 mencatat sekitar 1.800 paparan hewan air setiap tahun, dan kurang lebih 500 di antaranya mendapat penanganan. Angka itu dikutip tinjauan klinis StatPearls tentang keracunan bulu babi yang dimuat perpustakaan medis NCBI dan terakhir diperbarui Agustus 2023. Menurut tinjauan yang sama, sebagian besar kasus tertusuk bulu babi terjadi di perairan dangkal dekat pantai berbatu, saat seseorang menginjak durinya.

Di Pulau Réunion, Samudra Hindia, dokter reumatologi mencatat 12 pasien yang datang dengan sendi atau jaringan di sekitarnya meradang akibat duri bulu babi selama 1994 sampai 1998. Pasien termuda berusia 9 tahun. Enam dari 12 kasus mengenai lutut, dan keluhannya muncul antara dua hari sampai dua setengah bulan setelah tertusuk. Laporan Guyot-Drouot dan rekan-rekannya itu terbit di jurnal Joint Bone Spine pada tahun 2000.

Kasus seperti di Réunion jarang. Kebanyakan anak yang tertusuk bulu babi saat bermain di pantai berkarang hanya mengalami nyeri hebat beberapa jam dan beberapa titik hitam di telapak kaki. Yang membedakan hasil akhirnya adalah apa yang dilakukan orang tua di satu jam pertama, dan apakah ada duri yang tertinggal.

Kenapa Rasanya Begitu Sakit?

Bulu babi, yang juga disebut landak laut, punya duri tajam dari kalsium karbonat yang rapuh. Pada sebagian jenis, duri atau bagian kecil di antara duri membawa racun. StatPearls menyebut racun ini berisi glikosida, protease, serta senyawa seperti histamin, serotonin, dan bradikinin. Campuran itu memicu nyeri seperti terbakar yang langsung terasa dan bisa bertahan berjam-jam.

Di sekitar tusukan, kulit biasanya berdarah sedikit, bengkak, kemerahan, dan terasa hangat. Anak kecil sering menangis jauh lebih lama dari yang orang tua bayangkan untuk luka sekecil itu, dan reaksi tersebut wajar.

Gejala di luar area luka jarang muncul, tetapi perlu dikenali: mual, muntah, kesemutan, lemas, sakit perut, pingsan, sampai sesak napas.

Pertolongan Pertama di Pinggir Pantai

Urutan berikut mengikuti StatPearls dan panduan Divers Alert Network (DAN), organisasi keselamatan penyelam.

  1. Bawa anak keluar dari air dan dudukkan di tempat yang aman. Anak yang tetap berdiri di area yang sama berisiko menginjak duri lagi.
  2. Cabut duri yang terlihat menonjol dengan pinset, pelan dan lurus. DAN mengingatkan bahwa duri bulu babi mudah patah, jadi jangan dicungkil atau ditarik miring.
  3. Cuci area luka dengan sabun dan air bersih.
  4. Rendam bagian yang tertusuk dalam air panas. StatPearls menyarankan suhu 40 sampai 46 derajat Celsius selama 30 sampai 90 menit, atau sampai nyerinya reda. Racun bulu babi rusak oleh panas.
  5. Beri pereda nyeri yang dijual bebas, seperti parasetamol, sesuai dosis berat badan di kemasan.

Untuk anak, langkah keempat perlu hati-hati. Kulit anak lebih tipis, dan anak yang sedang kesakitan belum tentu bisa bilang airnya terlalu panas. Celupkan dulu tangan atau siku orang dewasa. Airnya harus terasa panas tapi masih nyaman ditahan lama, dan periksa suhunya berkala karena air yang dingin perlu ditambah. Jangan pernah memakai air mendidih atau air dari termos langsung. Kalau kulit anak memerah terang atau melepuh, hentikan perendaman.

DAN juga melarang menutup luka rapat-rapat dengan plester kedap atau lem, karena luka tusukan yang tertutup lebih mudah terinfeksi. Plester longgar untuk menjaga kebersihan saat berjalan tidak masalah.

Titik Hitam: Duri atau Pewarna?

Setelah tertusuk, kulit sering meninggalkan titik biru kehitaman, kadang banyak sekaligus. Orang tua biasanya mengira semuanya duri yang tertinggal.

Belum tentu. Duri bulu babi mengandung pewarna yang bisa merembes ke jaringan dan membentuk semacam tato sementara. Menurut StatPearls, warna gelap akibat pewarna ini akan memudar dalam sekitar 48 jam bila tidak ada duri yang tertinggal.

Jadi, foto telapak kaki anak di hari kejadian, lalu bandingkan dua hari kemudian. Titik yang memudar kemungkinan pewarna. Titik yang tetap pekat, teraba mengganjal, atau nyeri saat ditekan lebih mungkin sisa duri.

Saran Turun-Temurun yang Perlu Dipikir Ulang

Di banyak pantai, saran yang beredar adalah memukul-mukul telapak kaki dengan botol atau benda keras supaya duri hancur lalu "larut sendiri". Ada juga yang menyarankan mengencingi luka.

Tidak satu pun sumber medis yang dirujuk dalam artikel ini mencantumkan air seni sebagai pertolongan pertama untuk bulu babi. Sabun, air bersih, dan air panas dari pos pantai atau penginapan terdekat jauh lebih berguna.

Soal menghancurkan duri, ada satu laporan yang patut diketahui. Skedros dan rekan-rekannya menulis di jurnal Cureus tahun 2024 tentang pria 21 tahun yang durinya tertanam sekitar 1 cm di telapak kaki dan sengaja tidak dicabut karena letaknya jauh dari sendi, tendon, dan saraf. Setelah delapan tahun, pecahan kecilnya memang hilang. Pecahan utamanya masih ada di tempat yang sama dengan ukuran yang mirip. Para penulis menyimpulkan temuan mereka tidak mendukung anggapan bahwa duri yang tertanam di jaringan lunak pasti akan terserap.

Memukul duri membuatnya patah menjadi pecahan yang lebih sulit dicari, dan pecahan yang tertanam dalam belum tentu hilang.

MSD Manual menyebut cuka bisa melarutkan sebagian besar duri bulu babi, sehingga beberapa kali rendaman atau kompres cuka mungkin cukup untuk duri yang tertanam dangkal. Untuk duri yang masuk dalam, cara ini tidak bisa diandalkan.

Kapan Harus ke Dokter?

Bawa anak ke IGD atau dokter pada hari itu juga bila:

  • Duri menancap di atas atau dekat sendi, misalnya lutut, pergelangan kaki, atau ruas jari
  • Duri masuk dalam dan tidak bisa dicabut dengan pinset
  • Tusukan banyak sekali, atau mengenai wajah
  • Anak mual, muntah, lemas, kesemutan, sesak napas, atau pingsan
  • Status imunisasi tetanus anak tidak lengkap atau tidak jelas

StatPearls menyebut dokter bisa memakai rontgen, USG, CT scan, atau MRI untuk mencari duri yang tertinggal. Pada seri Réunion, duri terlihat di rontgen biasa pada 8 dari 12 pasien. Tinjauan yang sama menyarankan pembedahan bila duri masuk ke rongga sendi atau mendekati pembuluh darah dan saraf besar. Antibiotik pencegahan umumnya tidak diperlukan, kecuali lukanya dalam atau anak punya kondisi medis tertentu. Keputusannya ada di tangan dokter.

Soal tetanus, luka tusukan di lingkungan luar ruangan punya prinsip yang sama dengan anak tertusuk paku. Bawa buku KIA atau catatan imunisasi anak saat ke dokter.

Waspadai Keluhan yang Muncul Belakangan

Pantau luka anak beberapa minggu setelah pulang liburan. Periksakan kembali bila:

  • Nyeri tidak membaik setelah 5 sampai 7 hari, yang menurut DAN bisa menandakan infeksi
  • Luka makin merah, bengkak, bernanah, atau anak demam
  • Muncul benjolan keras berwarna kulit, merah muda, atau kecokelatan di bekas tusukan
  • Sendi di dekat bekas tusukan bengkak, kaku, atau nyeri saat digerakkan, meski sudah berminggu-minggu

Benjolan keras ini disebut granuloma, reaksi tubuh terhadap sisa duri. Sankar dan rekan-rekannya, dalam laporan kasus di JAAD Case Reports tahun 2025, menulis bahwa reaksi tertunda seperti ini biasanya muncul sekitar dua minggu setelah cedera. Infeksi pada luka bulu babi juga bisa disebabkan kuman dari air laut, termasuk Vibrio vulnificus dan Mycobacterium marinum, sehingga dokter perlu tahu bahwa lukanya didapat di laut.

Pada seri Réunion, 11 pasien menjalani pengangkatan duri bersama jaringan sendi yang meradang, dan semuanya pulih penuh.

Merawat Kulit Selama Pemulihan

Setelah duri keluar dan nyeri reda, bersihkan bekas tusukan sekali atau dua kali sehari dengan air mengalir dan sabun lembut, lalu keringkan dengan menepuk. Biarkan luka kecil tetap kering di antara waktu mandi.

Hindari mengoleskan ramuan, minyak, atau bubuk ke luka tusukan yang masih terbuka. Setelah luka menutup, kulit telapak kaki yang kering dan kasar di sekitarnya boleh diberi pelembap tanpa pewangi. Kalau anak masih ingin berenang di laut selama liburan, tunda sampai lukanya benar-benar tertutup.

Luka lain yang sering dibawa pulang dari pantai dibahas di sengatan ubur-ubur pada anak. Untuk benda asing dari kayu, lihat kesusupan serpihan kayu pada anak.

Mencegah Sebelum Turun ke Air

Bulu babi paling sering ditemukan di sela karang, batu, dan pasir di perairan dangkal. Area seperti ini makin mudah dijangkau anak saat air surut. Beberapa kebiasaan sederhana mengurangi risikonya:

  • Pakaikan sepatu air atau sepatu karang bersol tebal saat anak bermain di pantai berbatu atau berkarang
  • Ajari anak berjalan pelan dan melihat ke bawah, bukan berlari di air dangkal yang keruh
  • Larang anak memegang atau mengangkat bulu babi, meski terlihat diam
  • Tanyakan ke penjaga pantai atau warga setempat bagian mana yang banyak bulu babinya
  • Siapkan pinset, sabun, plester, dan pereda nyeri anak di tas pantai

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bulu babi beracun? Sebagian jenis bulu babi membawa racun di duri atau bagian kecil di antara durinya. Racun ini menimbulkan nyeri hebat dan rusak oleh panas, sehingga rendaman air panas yang aman membantu meredakannya. Menurut StatPearls, belum ada antibisa untuk bulu babi.

Apakah duri bulu babi bisa keluar sendiri? Pecahan yang sangat kecil bisa hilang, dan duri dangkal kadang bisa dilarutkan dengan rendaman cuka. Pecahan yang tertanam dalam belum tentu hilang, seperti pada laporan kasus delapan tahun di Cureus. Duri di dekat sendi sebaiknya selalu diperiksakan.

Kenapa titik hitamnya hilang dalam dua hari? Kemungkinan besar itu pewarna dari duri, bukan duri yang tertinggal. Titik yang tetap pekat dan nyeri setelah sekitar 48 jam perlu diperiksa.

Apakah luka bulu babi boleh dikencingi? Sumber medis yang dirujuk di artikel ini tidak mencantumkan cara tersebut. Cuci dengan sabun dan air bersih, lalu rendam dalam air panas yang aman.

Artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan tenaga kesehatan. Anak yang tertusuk bulu babi di dekat sendi, mengalami gejala di luar area luka, atau nyerinya tidak membaik perlu diperiksa langsung oleh dokter.

Sumber: Gelman Y, Kong EL, Murphy-Lavoie HM. Sea Urchin Toxicity. StatPearls, NCBI Bookshelf (diperbarui 7 Agustus 2023); Guyot-Drouot MH, dkk. Arthritis, tenosynovitis, fasciitis, and bursitis due to sea urchin spines. Joint Bone Spine 2000;67(2):94-100; Skedros JG, dkk. Sea Urchin Spine Embedded in the Sole of the Foot: Eight-Year Radiographic Follow-Up Without Removal. Cureus 2024; Sankar dkk. Sea urchin granuloma. JAAD Case Reports 2025; Divers Alert Network, Getting Stuck on Sea Urchins (2021); MSD Manual Consumer Version, Sea Urchin Stings (diperbarui Januari 2025).

Butuh Rekomendasi Produk?

Tim kami bisa bantu cari produk NeoCare yang paling cocok untuk kulit keluarga Anda.

Konsultasi via WhatsApp

Produk Terkait

Artikel Terkait