7x Ceramide Formulated in Germany • Gentle care for sensitive skin, all ages

Baby Care6 menit2026-06-14

Granuloma Umbilikalis: Pusar Bayi Merah dan Basah Setelah Tali Pusat Puput

Pusar bayi merah dan basah setelah tali pusat puput? Kenali granuloma umbilikalis, bedanya dengan infeksi (omphalitis), dan kapan harus ke dokter.

Granuloma Umbilikalis: Pusar Bayi Merah dan Basah Setelah Tali Pusat Puput

Rani (29), ibu dari bayi berusia tiga minggu, sempat lega saat tali pusat anaknya akhirnya puput di hari ke-12. Tapi seminggu kemudian, di tengah pusar yang harusnya sudah kering, muncul benjolan kecil berwarna merah muda yang basah dan kadang meninggalkan noda kekuningan di baju dalam si kecil. Pusarnya tidak juga mengering. Rani panik, mengira itu infeksi.

Kasus seperti Rani lebih umum dari yang dibayangkan orang tua baru. Benjolan merah dan basah di pusar bayi setelah tali pusat lepas sering kali bukan infeksi, melainkan granuloma umbilikalis: sisa jaringan penyembuhan yang belum mengering sempurna. Kondisi ini jinak. Tapi karena tampilannya mirip dengan masalah yang jauh lebih serius, penting buat orang tua tahu cara membedakannya.

Kenapa Pusar Bayi Merah Basah Setelah Tali Pusat Puput

Saat tali pusat lepas, tubuh bayi sebenarnya sedang menutup "luka" kecil di bekas tempat tali pusat menempel. Proses penyembuhan ini melibatkan jaringan granulasi, yaitu jaringan baru berwarna kemerahan yang muncul sementara selama luka menutup. Pada kebanyakan bayi, jaringan ini mengering dan hilang sendiri dalam beberapa hari.

Pada sebagian bayi, jaringan granulasi itu tidak ikut mengering. Ia bertahan sebagai benjolan kecil yang lembap, ukurannya biasanya beberapa milimeter, dan bisa mengeluarkan cairan bening atau kekuningan. Inilah granuloma umbilikalis. Menurut Cleveland Clinic, granuloma umbilikalis termasuk salah satu masalah pusar paling umum pada bayi baru lahir dan tidak menimbulkan rasa sakit pada bayi.

Cleveland Clinic juga mencatat granuloma ini tidak punya ujung saraf, jadi bayi tidak merasakan nyeri meski area itu disentuh saat mengganti baju atau popok.

Ciri-Ciri Granuloma Umbilikalis

Granuloma umbilikalis punya tampilan yang cukup khas. Beberapa tanda yang biasa orang tua perhatikan:

  • Benjolan kecil berwarna merah muda sampai merah, sering tampak mengilap atau lembap
  • Ukurannya kecil, umumnya di bawah 1 sentimeter
  • Mengeluarkan sedikit cairan bening atau kekuningan, kadang sampai menempel di baju
  • Pusar tidak kunjung kering setelah tali pusat puput
  • Tidak ada demam, dan bayi tetap aktif, menyusu normal, serta tidak rewel karena nyeri

American Academy of Pediatrics lewat laman HealthyChildren.org menjelaskan, area pusar yang sedikit basah atau mengeluarkan cairan dalam jumlah kecil setelah tali pusat lepas masih tergolong wajar selama tidak disertai tanda peradangan pada kulit di sekitarnya.

Bedakan dengan Infeksi Tali Pusat (Omfalitis)

Di sinilah letak garis antara kondisi jinak dan keadaan darurat, dan ini bagian yang perlu orang tua cermati baik-baik.

Omfalitis adalah infeksi pada pusar dan jaringan di sekitarnya. Berbeda dengan granuloma yang terbatas pada benjolan kecil, omfalitis menyebar ke kulit perut. Tandanya:

  • Kemerahan yang melebar dari pusar ke kulit perut di sekelilingnya
  • Kulit sekitar pusar terlihat bengkak dan teraba hangat
  • Keluar nanah, sering kali berbau
  • Bayi demam, lemas, malas menyusu, atau lebih rewel dari biasanya

Menurut Mayo Clinic, infeksi tali pusat pada bayi baru lahir adalah kondisi yang butuh penanganan medis segera. Pada bayi, infeksi di area ini bisa menyebar cepat ke aliran darah. Jadi kalau tanda-tanda di atas muncul, jangan tunggu. Bawa bayi ke dokter atau IGD hari itu juga.

Singkatnya: granuloma itu benjolan kecil basah tanpa demam dan tanpa kemerahan menyebar. Omfalitis itu kemerahan melebar, bengkak, nanah berbau, ditambah bayi yang tampak sakit.

Bagaimana dengan Polip Umbilikalis?

Ada satu kondisi lain yang lebih jarang tapi sesekali tertukar dengan granuloma: polip umbilikalis. Bedanya, polip umumnya berwarna merah lebih terang dan teksturnya lebih keras, serta tidak merespons perawatan biasa yang berhasil pada granuloma.

Polip umbilikalis berkaitan dengan sisa jaringan dari masa perkembangan janin, sehingga perlu evaluasi lebih lanjut oleh dokter. Kalau benjolan di pusar bayi tidak juga mengecil setelah beberapa minggu, atau dokter menilai tampilannya tidak khas granuloma, biasanya akan dilakukan pemeriksaan tambahan untuk memastikan.

Perawatan di Rumah

Untuk granuloma yang ringan, prinsip perawatannya sederhana: jaga area pusar tetap kering dan bersih. Lingkungan yang lembap justru bikin jaringan granulasi sulit mengering.

Yang bisa orang tua lakukan di rumah:

  • Biarkan area pusar terbuka dan kena udara sesering mungkin, jangan ditutup rapat
  • Lipat bagian depan popok ke bawah supaya tidak menggesek atau menutupi pusar
  • Bersihkan dengan lembut memakai air bersih, lalu keringkan dengan menepuk-nepuk pelan, bukan menggosok
  • Hindari membubuhkan bedak, ramuan, atau cairan apa pun ke pusar tanpa anjuran dokter

NHS menyarankan untuk merawat area tali pusat dan pusar bayi dengan menjaganya tetap bersih dan kering, dan tidak perlu rutin mengoleskan antiseptik kecuali ada anjuran tenaga kesehatan. Pendekatan kering dan bersih ini juga yang jadi dasar panduan perawatan pusar di banyak klinik anak.

Kalau benjolan tidak membaik dalam waktu kurang lebih satu minggu meski area sudah dijaga kering, itu saatnya berkonsultasi ke dokter.

Tindakan Medis: Silver Nitrate dan Kauterisasi

Untuk granuloma yang menetap dan tidak mengering dengan perawatan di rumah, dokter punya beberapa pilihan tindakan. Yang paling umum adalah olesan perak nitrat (silver nitrate) pada benjolan untuk membantu mengeringkan jaringan granulasi. Sebagian dokter memilih metode lain seperti pengikatan atau tindakan kecil lainnya, tergantung ukuran dan kondisi granuloma.

Satu hal yang perlu ditegaskan: ini adalah tindakan yang dilakukan oleh tenaga medis. Perak nitrat bersifat membakar jaringan secara terkontrol dan bisa melukai kulit sehat di sekitar pusar kalau dipakai sembarangan. Jangan pernah mencoba mengoleskan atau membeli bahan apa pun untuk "membakar" granuloma sendiri di rumah. Serahkan ke dokter yang bisa menilai apakah tindakan itu memang diperlukan.

Kabar baiknya, tindakan ini biasanya cepat dan bayi tidak merasakan nyeri karena jaringan granuloma tidak punya ujung saraf, seperti yang dicatat Cleveland Clinic.

Kapan Harus ke Dokter

Bawa bayi ke dokter kalau muncul salah satu dari ini:

  • Kemerahan menyebar dari pusar ke kulit perut sekitarnya
  • Pusar bengkak, teraba hangat, atau keluar nanah yang berbau
  • Bayi demam, tampak lemas, atau malas menyusu
  • Benjolan di pusar membesar, berdarah, atau tidak membaik setelah sekitar satu minggu perawatan kering
  • Cairan dari pusar makin banyak atau berubah warna jadi kehijauan

Kalau bayi tampak sehat, menyusu lancar, tidak demam, dan benjolannya kecil serta hanya sedikit basah, kemungkinan besar itu granuloma biasa yang bisa diamati dulu di rumah sambil dijaga kering. Tapi kalau ragu, konsultasi ke dokter anak selalu jadi langkah yang aman.

Perawatan pusar bayi sehari-hari memang terasa menegangkan buat orang tua baru, apalagi saat ada yang terlihat "tidak beres". Mengenali bedanya granuloma yang jinak dengan infeksi yang berbahaya bikin orang tua bisa mengambil keputusan dengan lebih tenang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah granuloma umbilikalis berbahaya untuk bayi?

Tidak. Granuloma umbilikalis adalah kondisi jinak dan tidak menimbulkan nyeri pada bayi. Yang perlu diwaspadai adalah kalau tampilannya berubah jadi tanda infeksi, seperti kemerahan menyebar, bengkak, nanah berbau, atau demam. Selama tanda-tanda itu tidak ada, granuloma umumnya aman diamati dulu.

Berapa lama pusar bayi normalnya kering setelah tali pusat puput?

Pada kebanyakan bayi, pusar mengering dalam beberapa hari sampai sekitar satu hingga dua minggu setelah tali pusat lepas. Kalau lewat dari itu pusar masih basah dan ada benjolan kecil merah muda, kemungkinan itu granuloma. Jaga area tetap kering, dan kalau belum membaik dalam seminggu, periksakan ke dokter.

Bolehkah saya mengoleskan obat atau silver nitrate sendiri di rumah?

Tidak disarankan. Perak nitrat membakar jaringan secara terkontrol dan harus dilakukan oleh tenaga medis yang bisa menilai kondisi granuloma. Di rumah, cukup jaga pusar tetap bersih dan kering tanpa membubuhkan cairan atau ramuan apa pun ke area itu.

Apa beda granuloma dengan infeksi tali pusat?

Granuloma berupa benjolan kecil basah, tanpa demam, dan tanpa kemerahan yang menyebar ke kulit perut. Infeksi tali pusat (omfalitis) ditandai kemerahan yang melebar, pusar bengkak dan hangat, nanah berbau, serta bayi yang demam atau malas menyusu. Infeksi butuh penanganan dokter secepatnya.

Butuh Rekomendasi Produk?

Tim kami bisa bantu cari produk NeoCare yang paling cocok untuk kulit keluarga Anda.

Konsultasi via WhatsApp

Produk Terkait

Artikel Terkait