Port-Wine Stain (Nevus Flammeus) pada Bayi: Tanda Lahir Merah Anggur yang Menetap
Sebagian bayi lahir dengan bercak datar berwarna merah keunguan yang menyerupai tumpahan anggur di kulitnya. Tanda lahir ini dikenal dalam istilah medis sebagai nevus flammeus, dan lebih populer disebut port-wine stain. American Academy of Dermatology (AAD) memperkirakan kondisi ini muncul pada sekitar 3 dari 1.000 bayi baru lahir, menjadikannya salah satu malformasi pembuluh darah yang cukup sering ditemukan sejak hari pertama kehidupan.
Berbeda dari banyak tanda lahir merah lain yang memudar seiring waktu, port-wine stain cenderung menetap seumur hidup. Warnanya bahkan bisa makin gelap dan permukaannya menebal saat anak bertambah usia. Karena alasan inilah orang tua perlu mengenali ciri-cirinya, sekaligus membedakannya dari tanda lahir lain yang penampilannya bisa mirip di pandangan pertama.
Ciri Khas Port-Wine Stain
Port-wine stain terbentuk dari malformasi pembuluh darah kapiler, yaitu pembuluh darah halus di lapisan kulit yang melebar dan tidak berkembang secara normal. Pelebaran ini membuat darah lebih terlihat dari permukaan, sehingga area tersebut tampak kemerahan hingga keunguan.
Menurut literatur dermatologi seperti yang dirangkum DermNet, ciri-ciri port-wine stain cukup khas:
- Permukaannya datar, tidak menonjol atau berbentuk benjolan saat bayi lahir
- Warnanya berkisar dari merah muda terang sampai merah keunguan pekat menyerupai anggur
- Sudah ada sejak bayi lahir, bukan muncul beberapa minggu setelahnya
- Paling sering berada di wajah atau leher, tapi bisa muncul di bagian tubuh mana saja
- Batas tepinya jelas dan tegas
- Letaknya sering hanya di satu sisi tubuh
Yang membedakannya dari tanda lahir merah lain adalah perjalanannya. Port-wine stain tidak hilang dengan sendirinya. Bercak ini tumbuh proporsional mengikuti pertumbuhan anak, dan pada banyak kasus warnanya menggelap serta teksturnya menebal saat dewasa.
Membedakan dari Bercak Salmon dan Hemangioma
Tiga tanda lahir merah ini sering tertukar oleh orang tua, padahal ketiganya memiliki perjalanan yang berbeda. Memahami perbedaannya membantu menentukan kapan perlu evaluasi dokter.
Bercak salmon, atau nevus simplex, juga datar dan sudah ada sejak lahir. Bedanya, bercak salmon berwarna merah muda lebih terang, letaknya cenderung simetris atau di garis tengah tubuh seperti kelopak mata dan tengkuk, dan pada sebagian besar kasus memudar selama masa bayi atau anak usia dini. Port-wine stain berwarna lebih pekat keunguan, letaknya sering di satu sisi, dan menetap.
Hemangioma berbeda lagi. Hemangioma adalah pertumbuhan pembuluh darah yang menonjol seperti benjolan, dan biasanya belum terlihat saat lahir. Ia muncul beberapa minggu setelah bayi lahir, tumbuh aktif di bulan-bulan pertama, lalu mengempis perlahan dan banyak yang hilang di usia anak-anak. Port-wine stain kebalikannya, sudah datar dan ada sejak lahir, lalu menetap tanpa mengempis.
Ringkasnya: bercak salmon datar dan memudar, hemangioma menonjol dan akhirnya mengempis, sedangkan port-wine stain datar sejak lahir dan bertahan. Tiga pola yang berbeda inilah yang menjadi petunjuk awal saat orang tua mengamati kulit bayinya.
Kapan Tanda Lahir Ini Dikaitkan dengan Kondisi Lain
Pada sebagian besar bayi, port-wine stain hanya melibatkan kulit dan tidak berhubungan dengan gangguan kesehatan lain. Namun ada pola lokasi tertentu yang membuat dokter ingin memeriksa lebih lanjut, dan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk memastikan tidak ada yang terlewat.
Port-wine stain di wajah, terutama di area dahi, kelopak mata, atas, atau sekitar mata, kadang dikaitkan dengan kondisi yang disebut sindrom Sturge-Weber. Kondisi ini melibatkan pembuluh darah di otak dan mata, dan bisa berhubungan dengan risiko kejang atau gangguan penglihatan. Penting dipahami bahwa tidak semua bercak di wajah berujung pada kondisi ini. Sebagian besar tidak. Keberadaan bercak di area tersebut hanya menjadi alasan untuk diperiksa, bukan diagnosis dengan sendirinya.
Port-wine stain yang luas di lengan atau tungkai juga kadang perlu pemantauan, karena pada kasus tertentu dapat dikaitkan dengan sindrom yang melibatkan pertumbuhan berlebih pada anggota tubuh tersebut. Sekali lagi, ini situasi yang relatif jarang, dan tujuan pemeriksaan adalah memastikan, bukan mengasumsikan yang terburuk.
Karena beberapa kaitan ini, organisasi seperti AAD dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan agar tanda lahir berwarna gelap, berbatas tegas, dan terutama yang berada di wajah, dievaluasi lebih awal oleh dokter.
Merawat Kulit di Area Port-Wine Stain
Kulit di atas port-wine stain pada dasarnya tetap kulit bayi biasa, sehingga perawatannya tidak jauh berbeda dari area kulit lainnya. Yang berbeda hanya beberapa perhatian tambahan.
Perlindungan dari sinar matahari menjadi hal yang dianjurkan. Paparan matahari dapat membuat warna bercak terlihat lebih kontras dan, dalam jangka panjang, ikut menggelapkan area tersebut. Untuk bayi, perlindungan utama adalah pakaian, topi, dan menghindari paparan langsung di jam terik. Penggunaan tabir surya pada bayi sebaiknya didiskusikan dulu dengan dokter, karena ada batasan usia dan jenis produk.
Perawatan harian cukup dengan menjaga kelembapan kulit memakai produk yang lembut dan bebas bahan iritan. Saat memandikan, gunakan air hangat suam-suam kuku dan keringkan dengan menepuk lembut, bukan menggosok. Tidak perlu memencet, menggosok kuat, atau mengoleskan ramuan tertentu pada bercak dengan harapan menghilangkannya, karena tindakan itu hanya berisiko mengiritasi kulit bayi yang masih tipis.
Untuk yang mempertimbangkan penanganan, terapi laser pulsed-dye memang tersedia dan menjadi pilihan yang umum dibahas untuk port-wine stain. Terapi ini bekerja menargetkan pembuluh darah di bawah kulit dan dapat membantu menyamarkan warna, dengan hasil yang bervariasi antar individu. Keputusan soal laser, termasuk waktu memulainya, paling tepat didiskusikan langsung dengan dokter spesialis kulit yang berpengalaman menangani tanda lahir pada anak.
Sisi Emosional bagi Orang Tua
Tanda lahir yang menetap di wajah atau area yang terlihat sering menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua, mulai dari pertanyaan soal penampilan anak nanti hingga reaksi orang sekitar. Perasaan ini wajar dan banyak dialami keluarga lain dengan kondisi serupa.
Yang perlu diingat, port-wine stain bukan disebabkan oleh kesalahan apapun selama kehamilan. Bukan karena makanan yang dikonsumsi ibu, posisi tidur, stres, maupun produk perawatan yang dipakai. Ini adalah variasi pembentukan pembuluh darah yang terjadi tanpa bisa dicegah. Tidak ada yang perlu disalahkan, dan tidak ada alasan untuk merasa malu.
Mendampingi anak menerima tanda lahirnya, serta menjawab pertanyaan dengan tenang saat ia mulai bertanya, sama pentingnya dengan perawatan kulit di permukaan. Dukungan dari keluarga membentuk cara anak memandang dirinya sendiri.
Kapan Perlu ke Dokter
Setiap tanda lahir merah yang menetap dan berbatas tegas sebaiknya dibicarakan dengan dokter anak, idealnya sejak pemeriksaan rutin bayi di minggu-minggu pertama. Beberapa situasi yang membuat evaluasi lebih awal menjadi penting:
- Tanda lahir berwarna gelap atau keunguan, datar, berbatas tegas, dan tidak memudar seiring waktu
- Bercak yang berada di wajah, terutama di area dahi, sekitar mata, atau kelopak mata
- Bercak berukuran luas, baik di wajah maupun di lengan dan tungkai
- Bercak di sekitar mata, karena perlu pemantauan kesehatan mata
- Tanda lahir yang disertai gejala lain seperti kejang atau keterlambatan perkembangan
- Keraguan dalam membedakan jenis tanda lahir yang dimiliki bayi
Evaluasi dini bukan berarti ada yang gawat, melainkan cara memastikan kondisi terpantau sejak awal dan, bila ada penanganan yang dipertimbangkan, bisa direncanakan pada waktu yang tepat. Diagnosis pasti hanya bisa ditegakkan dokter melalui pemeriksaan langsung. Artikel ini bersifat informatif dan bukan pengganti konsultasi medis.
Yang Perlu Diingat
Port-wine stain adalah tanda lahir datar berwarna merah keunguan yang sudah ada sejak bayi lahir dan cenderung menetap, berbeda dari bercak salmon yang memudar maupun hemangioma yang menonjol lalu mengempis. Sebagian besar kasus hanya melibatkan kulit, tapi lokasi tertentu di wajah atau tubuh menjadi alasan untuk diperiksakan lebih awal ke dokter. Perawatan kulit sehari-hari sederhana: lindungi dari matahari, jaga kelembapan, dan pakai produk yang lembut.
NeoCare Gentle Moisturizer Lotion 7X Ceramide dan Head to Toe Shampo & Body Wash diformulasikan pH balanced, bebas pewangi, SLS, dan paraben, jadi lembut buat kulit bayi yang sensitif, termasuk di area tanda lahir. Produk ini nggak menghilangkan port-wine stain ya, Bun, karena tanda lahir ini memang bukan sesuatu yang bisa dihapus dengan skincare. Tapi untuk perawatan harian yang gentle dan menjaga kulit si kecil tetap sehat, tim NeoCare siap bantu jawab pertanyaan seputar kulit bayi via WhatsApp.



